---- PROLOG ----
Mungkin bagi sebagian orang ia adalah seorang warrior yang sempurna
Sempurna tanpa ada cacat sedikitpun
Semua yang ia lakukan bagi meraka adalah yang terbaik
Mereka mempercayai benar adanya legenda itu akan adanya reingkarnasi dari Barnac, salah satu dari six heroes yang mengalahkan Black Dragon 15 tahun yang lalu
Namun, itu semua salah
Pada kenyataannya ia adalah warrior yang terburuk
Ia bukan reingkarnasi dari Barnac
Ia pun tidak memiliki bakat dan kemampuan apapun
Dan meraka berfikir, bahwa mereka sudah salah mengagguminya
Hingga saat itu tiba
Saat dimana mereka mengetahuinya yang sebenarnya
Kekecewaan tergambar dari raut wajahnya
Ia merasa menyesal, sudah menutupinya selama ini
Maaf,,,
Hanya kata maaf yang bisa ia ucapkan
Tetapi reaksi para penduduk ini mulai berubah, berubah mulai mengucilkannya
Ia hanya bisa menerimanya, mungkin itu adalah hukuman untuknya
Rasa kekecewaannya mereka hari demi hari semakin besar dan merubahnya menjadi benci
Ia hanya pasrah menerimanya, ia tidak bisa berbuat apa-apa
Hingga saat itu tiba
Saat dimana mereka mulai merencanakan sesuatu untuk membalasnya
Awalnya ia tidak merasakan apapun
Namun, ia sadar bahwa ia sudah dijebak didalam sarang monster yang sangat ganas
Ini terlalu kejam, ia pun tampak sekarat akibat serangan dari monster tersebut
Mengapa mereka lakukan ini kepadanya? apa kesalahan yang ia buat adalah kesalahan yang besar?
“ sejak lama aku sudah memperhatikanmu, tetapi kau tidak melakukan perlawanan? Dasar menyedihkan “
Suara siapa itu? kenapa seluruh ruangan ini menjadi gelap?
“ dengan ini aku memaksamu untuk mengikuti kontrak terlarang ini, sekarang jiwamu sudah menjadi milikku, dan sebagai gantinya kau akan kuberikan kekuatan ini “
Ia bisa merasakannya, kekuatan ini sangat dasyat
Berbeda dari sebelumnya
Saat ia mulai membuka matanya
Hanya kebencian yang tersimpan sangat mendalam pada mereka semua
Kini ia kembali hadir
Hadir dalam wujud yang menyeramkan
Ia mulai membalas dengan membantai semua warga dan menghancurkan desa tersebut
Tidak ada rasa kasihan dalam raut wajahnya melainkan ia sangat menikmatinya
Kekuatan ini, sangat menyeramkan
Ia memang menginginkan kekuatan ini tetapi bukan seperti ini
Ini bukan kekuatan
Tetapi sebuah kutukan!
Kutukan yang tidak akan pernah berakhir
Dan akan selalu menetap didalam jiwa ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar